HOME | BERITA | INFO UNTUK ANDA | LIVE STREAMING | LOWONGAN
indosiar dot com
FOKUS | PATROLI | RAGAM | GOSSIP | SINOPSIS | TALK SHOW | KOLOM | RESPOND ONLINE | PEDULI KASIH | KITA PEDULI | INVESTOR RELATION
FOKUS

Pemusnahan Bawang Impor, Terkontaminasi Cendawan Berbahaya



indosiar.com, Brebes - Sebanyak 150 ton bawang merah impor asal Thailand yang masuk ke Brebes, Jawa Tengah Kamis (3/7/08) sore dimusnahkan oleh Balai Besar Karantina Pertanian Tanjung Priok karena terkontaminasi cendawan berbahaya. Kemusnahan bawang senilai 2 milyar rupiah ini dilakukan dengan cara dibakar di areal persawahan.

Kemusnahan 150 ton barang merah impor asal Thailand ini dilakukan di areal persawahan Dukusidawan Bangsri Brebes, Jawa Tengah Kamis sore. Pemusnahan dilakukan oleh Balai Desa Karantina Pertanian Tanjung Priok disaksikan aparat Polres Brebes dan para petani bawang. Bawang merah senilai 2 milyar rupiah ini terpaksa dimusnahkan karena terkontaminasi cendawan berbahaya bagi manusia dan tanaman.

Bawang merah impor ini didatangkan ke Brebes oleh salah satu importir melalui pelabuhan Tanjung Priok Jakarta dan sedianya akan digunakan untuk bibit. Cendawan pada bawang impor ini meyebar ke tanaman lain dan dikhawatirkan mengganggu produktivitas bawang lokal.

Menurut pihak importir kemungkinan penyebab tumbuhnya jamur dikarenakan ratusan ton bawang impor ini terlalu lama tersimpan didalam alat pendingin. Kemusnahan ratusan ton bawang ini membuat importir menderita kerugian sebesar 2 milyar lebih. (Kuncoro Wijayanto/Dv).

Bookmark and Share


Page: 1
24-Jul-2008 02:39:48 WIB by Muhamad Saidin
Syukurlah klo bawang importnya dimusnahkan. Buat PEMDA Brebes. Tolong jangan import bawang dari luar lagi. Perdayakan bawang lokal, biar Petani Brebes tidak lagi harus "membuang" bawang hasil panennya lagi seperti yang terjadi sekitar 3 tahun yang lalu. Menyedihkan, petani bawang merah brebes waktu itu seperti "Anak ayam mati dilumbung padi".

 

Nama:
Email:
Security Code: