indosiar.com, Denpasar - (Kamis, 22.09.2011) Pencarian terhadap 14 korban hilang tenggelamnya kapal angkutan penumpang Sri Murah Rejeki di perairan Nusa Penida Kabupaten Klungkung Bali dini hari kemarin hari Kamis ini terus dilakukan dengan melibatkan aparat TNI. Tim SAR dibantu nelayan dan aparat TNI menyisir ke wilayah perairan di dua pulau yakni Pulau Nusa Penida dan Nusa Lembongan, Bali.
Proses pencarian 14 korban hilang tenggelamnya kapal Sri Murah Rejeki di perairan Nusa Penida Kabupaten Klungkung, Bali sejak Kamis pagi mulai dilakukan tim SAR Denpasar Bali. Untuk memaksimalkan proses pencarian, hari ini tim SAR dibantu aparat gabungan TNI dari Lanal Benoa dan Lanud Ngurah Rai Bali. Selain melakukan pantuan wilayah perairan menggunakan boat dan heli di udara, petugas gabungan juga melakukan penyelaman di lokasi sekitar titik tenggelamnya kapal, untuk mencari kemungkinan korban tewas masih berada didasar laut.
Proses pencarian hari ini masih dipusatkan di dua pulau bagian timur selatan Bali yakni Pulau Nusa Penida dan Nusa Lembongan, karena para korban yang hilang diperkirakan masih berada di perairan antara dua pulau tersebut.
Sementara itu 11 korban tewas tenggelamnya kapal Sri Murah Rejeki rencananya dimakamkan secara bersamaan sore ini di perkampungan tempat tinggal mereka di Banjar, Buningus, Nusa Penida, Kabupaten Klungkung, Bali. (Riadi Sulhi/Sup)