HOME | BERITA | INFO UNTUK ANDA | LIVE STREAMING | LOWONGAN
indosiar dot com
FOKUS | PATROLI | RAGAM | GOSSIP | SINOPSIS | RESPOND ONLINE | INDOSIAR PEDULI | CORPORATE INFO
FOKUS

Pencegahan HIV/AIDS Lewat Sekolah

Tayang: 16-Jul-2005 00:00 WIB

indosiar.com, Jakarta - Menurut data terakhir, jumlah penderita HIV/AIDS di Indonesia mencapai 6.789 orang. Dari jumlah tersebut, 2.437 orang tertular melalui jarum suntik. Usia yang paling banyak tertular antara 20 - 29 tahun. Sedangkan Provinsi DKI Jakarta menduduki tempat teratas dalam jumlah kasus, yaitu 281.

Menurut Adrianus Tanjung dari Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI), jumlah kasus HIV/AIDS terus meningkat karena belum optimalnya penyebaran informasi mengenai pencegahan penyakit ini akibat masih terbatasnya akses. Adri mengatakan remaja usia 15 - 24 tahun merupakan kelompok masyarakat yang paling penting dibina karena mereka lah yang paling rentan.

Karena itu pembinaan melalui kurikulum sekolah dianggap cara yang paling efektif untuk menyebarkan informasi ini. Namun demikian, Adri menyayangkan sikap pengambil keputusan yang belum memasukkan pendidikan mengenai HIV/AIDS kedalam kurikulum sekolah, dengan alasan sudah terlalu padatnya kurikulum.

Hal senada dikemukakan oleh Baby Jim Aditya, seorang aktifis dari Klub Partisipasi Kemanusiaan. Menurut Baby, perilaku mengenai gender dan seksualitas harus diberikan sejak kecil. Tidak mungkin padangan seseorang mengenai hal tersebut diubah ketika sudah remaja. Baby berpendapat situasi sekaran dimana angka penderita HIV/AIDS semakin tinggi merupakan cerminan dari kebijakan bertahun-tahun lalu yang tidak komprehensif. (Tingka Adiati dan Darma Galih/Tom)

Bookmark and Share