indosiar.com, Yogyakarta - Sejumlah siswa peserta ujian nasional yang mengalami gangguan pada penglihatan atau low vision mendapat perlakuan berbeda. Pihak sekolah sengaja memperbesar bentuk huruf pada lembaran soal, agar bisa dibaca para siswa ini.
Inilah Asni Sugesti pelajar SMP 3 Godean, Sleman, Yogyakarta. Meskipun mengalami kelainan penglihatan atau dikenal dengan low vision, remaja 15 tahun ini tidak mau ditempatkan diruang terpisah dalam mengerjakan soal ujian akhir nasional. Bersama dengan teman - teman yang lain, ia mengikuti ujian nasional hari pertama tingkat SMP sederajat ini.
Asni mengaku tidak mengalami kesulitan saat mengerjakan ujian Bahasa Indonesia. Atas permintaan dari sekolah ukuran huruf yang digunakannya telah diperbesar dari ukuran semula. Bahkan pendamping yang ditunjuk pun sangat membantu dalam melingkari jawaban.
Sementara itu Lucia Sherly pendamping dari Dinas Pendidikan propinsi DII mengungkapkan, ujian yang ditempuh Asni Sugesti berlangsung lancar. Meskipun mempunyai tambahan waktu sekitar 30 menit, ia tidak memanfaatkannya. Ukuran huruf yang diperbesar ini bertujuan untuk membantu kelancaran siswa yang mempunyai kelainan penglihatan.
Secara keseluruhan peserta ujian nasional di SMP 3 Godean, Sleman, Yogyakarta ini berjumlah 216 orang. (Krisna Agung/Dv).