Di lokasi inilah Mulyono warga Desa Pucung Dayu, Kecamatan Gondang Rejo, Karanganyar, Jawa Tengah menemukan fosil tempurung kepala buaya purba akhir pekan lalu. Saat membersihkan semak-semak disekitar lokasi, Mulyono melihat sebuah benda mengkilat diantara semak-semak.
Menurut Mulyono karena penasaran dia memungutnya. Setelah diamati benda temuannya ini ternyata sebuah gigi. Selanjutnya dia melaporkan temuan ini ke petugas Museum Sangiran di Sragen.
Pihak museum menyatakan, benda temuan Mulyono adalah gigi buaya purba. Petugas museum yang melakukan penggalian ke lokasi kemudian menemukan tempurung kepala berukuran panjang 95 centimeter dan lebar 46 centimeter. Diperkirakan usia fosil tempurung kepala buaya purba ini antara 700 ribu hingga 800 ribu tahun. Temuan tempurung kepala buaya ini merupakan yang paling lengkap karena masih terdapat rahang bawah dan gigi.
Pihak museum saat ini masih melakukan pembersihan sebelum diambil langkah konservasi, perbaikan dan penyambungan. (Danuk Nugroho Adi/Sup)