HOME | BERITA | INFO UNTUK ANDA | LIVE STREAMING | LOWONGAN
indosiar dot com
FOKUS | PATROLI | RAGAM | GOSSIP | SINOPSIS | RESPOND ONLINE | INDOSIAR PEDULI | CORPORATE INFO
FOKUS

Razia Jalur Busway

Pengendara Masih Nekad Masuk Busway



Baca Juga:


Tags:

jalur busway

Berita HOT:



indosiar.com, Jakarta - (Senin : 04/11/2013) Ancaman denda maksimal 1 juta rupiah bagi kendaraan yang masuk jalur busway tampaknya tidak membuat takut. Disepajang Jalan S Parman, Jakarta Barat misalnya, polisi masih mendapati puluhan kendaraan roda empat dan roda dua yang tetap nekad masuk ke jalur busway.

Para pengendara roda 2 dan roda 4 ini mungkin tak mengira jika ada anggota satuan lalu lintas, yang selalu berjaga di jalur busway, di jalan S Parman, Jakarta Barat. Mereka akhirnya terkena razia penertiban, karena nekad menerobos jalur busway.

Para pelanggar langsung ditilang di tempat. Namun tidak sedikit pengendara yang nekat keluar dari jalur busway demi menghindari razia. Sterilisasi jalur busway ini akan terus digelar kepolisian satuan lalu lintas Jakarta Barat, guna memberikan efek jera kepada pengendara kendaraan yang masuk ke jalur busway.

Sterilisasi jalur busway juga untuk persiapan rencana penerapan denda Rp 1 juta dan Rp 500 ribu bagi setiap kendaraan yang melanggar.

Namun, sejumlah pengendara memiliki alasan sendiri kenapa nekad masuk jalur busway. Dalam razia ini sebanyak 51 kendaraan roda dua dan roda empat terjaring razia.


Di jalur busway jalan letjen Supraptro, Cempaka Putih arah Senen, sejumlah kendaraan pribadi masih terlihat melintasi jalur busway dengan kecepatan tinggi, padahal lalu lintas tidak dalam kondisi macet. Tidak ada petugas yang melakukan razia. Pengendara yang masuk busway mengaku, masuk jalur busway karena ikut kendaraan lain.

Sementara itu, perda denda masuk jalur busway dari Rp 500 ribu - 1 juta, hingga kini masih dalam perdebatan di DPRD DKI Jakarta. (Jayadi/Abdul Haris/Her)

 

Bookmark and Share