indosiar.com, Jakarta - Menurut Teguh Wijayanto, Humas Blue Bird Group, razia argometer perlu untuk memastikan apakah argo taksi sudah kadaluarsa atau belum. Meski dalam razia, 2 unit taksi Group Blue Bird, terkena razia.
Pihak Blue Bird sendiri selalu mencek argometer taksi setiap akan beroperasi setiap 6 bulan sekali.
Sementara itu, beberapa supir taksi menyatakan razia argometer merupakan hal yang wajar, untuk memastikan ada tidaknya pengemudi yang nakal. Para supir taksi mengaku mereka hanya sekedar mengoperasikan kendaraan yang telah disiapkan perusahaan taksi.(Achmad Baehaqi dan Ahmad Syaefuddin/Ijs)