indosiar.com, Serang
Dihadapan penyidik, ia mengaku telah ikut menyebarkan kunci jawaban ujian melalui SMS kepada 3 koordinator yang berada di Serang. Dari hasil penjualan, mereka meraup keuntungan 15 juta rupiah yang kemudian dipakai untuk berfoya-foya. Sebagai barang bukti, polisi mengamankan sejumlah handphone yang dijadikan alat komunikasi dan uang hasil menjual kunci jawaban
Saat ini polisi masih mencari 2 tersangka lain yang diduga sebagai pembuat kunci jawaban soal UN. Sementara pihak Dinas Pendidikan mengaku belum bisa memastikan apakah kunci jawaban yang beredar merupakan kunci sebenarnya ataukah hanya penyesatan saja. (Heni Murniati Supaidi/Sup)
fokus