FOKUS
Tenggelamnya KM Teratai Prima
Penumpang Selamat Masih Trauma
indosiar.com, Majene - Peristiwa tenggelamnya Kapal Motor Teratai Prima hari Minggu lalu hingga kini masih menyisakan perasaan pilu bagi para penumpang yang berhasil diselamatkan. Mengingat saat kejadian banyak penumpang yang sedang terlelap sehingga sulit dibayangkan bisa menyelamatkan diri. Sementara itu sejumlah keluarga penumpang KM Teratai Prima hingga kini masih menunggu kepastian nasib keluarga mereka.
Tujuh penumpang KM Teratai Prima yang berhasil diselamatkan hingga Kamis (15/01) masih dirawat intensif di Rumah Sakit TNI Angkatan Laut Jala Ammari Makassar. Selain fisik yang masih lemah, mereka juga masih mengalami trauma.
Sumber di posko pencarian korban di Lantamal VI Makassar menyebutkan, areal pencarian korban kini diperluas. Tidak hanya di perairan Majene, tapi menjangkau perairan Pare Pare, Baru dan Pinrang. Sejauh ini korban yang berhasil ditemukan 36 dan 2 diantaranya tewas.
Salah seorang korban selamat tenggelamnya KM Teratai Prima bernama Martin Rabu kemarin dipulangkan ke Samarinda setelah sempat dirawat di Rumah Sakit Kabupaten Majene. Sementara itu para keluarga penumpang yang hingga saat ini belum ditemukan kian resah menunggu kepastian nasib keluarga mereka.
Berbagai upaya terus mereka lakukan untuk mencari kepastian nasib para korban. Kegelisahan tersebut antara lain terlihat pada keluarga Ida, warga Jalan Panjaitan Samarinda, Kalimantan Timur, salah satu penumpang KM Teratai Prima yang hingga kini belum ditemukan. Ida berangkat bersama adiknya Salam dan istrinya yang hingga kini juga belum ditemukan. Ketiganya berencana akan pulang ke Samarinda setelah menghadiri acara keluarga di Pare Pare.
(Saharuddin Ridwan/Nasrullah Wahid/Sup)