indosiar.com, Jakarta - (Selasa, 06.12.2011) Hari kedua pelaksanaan rute baru KRL di Jabodetabek masih diwarnai penumpukan penumpang. Suasana seperti hari Senin penumpang harus menunggu lama atau berlari dan berebutan masuk kereta masih saja terjadi.
Situasi Stasiun Manggarai sebagai stasiun transit sistem lopline KRL Jabodetabek tampak masih semrawut. Para penumpang KRL harus berebut dan berdesakan untuk menaiki KRL yang mengantar mereka ke tempat tujuan.
Tak jarang pula penumpang KRL terpaksa harus bergantungan di pintu kereta, tanpa memikirkan faktor keselamatan. Bagi penumpang yang tak dapat tempat, terpaksa harus menunggu KRL berikutnya.
Untuk membuat stasiun Manggarai sebagai stasiun transit yang memadai pihak KAI berencana merenovasi Stasiun Manggarai, terutama membuat under pass untuk memudahkan penumpang pindah lajur kereta.
Pada Senin kemarin Menteri Negara BUMN Dahlan Iskan telah melakukan sidak sendirian untuk menilai dan memastikan kondisi KRL Jabodetabek. Memang kenyataannya layanan KRL khususnya di jam sibuk pagi hari masih jauh dari memadai. Ditandai tidak sedikitnya penumpang yang masih berada di atap kereta. (Abdul Haris/Sup)