HOME | BERITA | INFO UNTUK ANDA | LIVE STREAMING | LOWONGAN
indosiar dot com
FOKUS | PATROLI | RAGAM | GOSSIP | SINOPSIS | RESPOND ONLINE | INDOSIAR PEDULI | CORPORATE INFO
FOKUS

Penyebab Kelangkaan Minyak Tanah



Berita HOT:

indosiar.com, Medan - Langkanya minyak tanah diberbagai daerah, hingga kini belum diketahui secara pasti penyebabnya. Di Medan, diduga akibat ulah dari para spekulan yang memanfaatkan disparitas harga. Sedangkan didaerah lain, disebabkan adanya pengurangan jatah dari Pertamina.

Kelangkaan minyak tanah di Medan, diduga akibat adanya ulah para spekulan memanfaatkan disparitas harga didalam negeri dan diluar negeri, dengan menyelundupkannya keluar negeri. Sebab, Pertamina Unit Pemasaran I Medan mengaku pasokan dari Pertamina sebetulnya mencukupi kebutuhan warga. Hal tersebut juga diakui oleh HISWANA Migas Sumatera Utara.

Menurut Ketua Bidang HISWANA Migas DN Ginting, pasokan minyak tanah yang disediakan UPN Medan mencapai 2480 kiloliter per hari. Pasokan minyak tanah itu mencukupi kebutuhan masyarakat, hingga 5,2 liter per kapita per bulan. Sedangkan data BPS Sumatera Utara menyebutkan tingkat konsumsi minyak tanah di Sumatera Utara hanya 3,75 liter per kapita per bulannya. Sehingga HISWANA Migas Sumatera Utara membantah adanya kelangkaan minyak tanah.

Di Cirebon, Pertamina melakukan penjatahan kepada para agen dan pangkalan minyak tanah, agar suplay minyak tanah bisa merata dan tidak terjadi penimbunan oleh oknum tertentu. Namun penjatahan seperti itu ternyata, tidak menyelesaikan persoalan kelangkaan minyak tanah. Apalagi pasokan minyak tanah yang biasanya 1 minggu 2 kali, sejak tanggal 20 Januari lalu pasokan tidak mengalir lagi.

Sementara, pengelola pangkalan di Bekasi, Jawa Barat, menyatakan kelangkaan minyak tanah yang saat ini terjadi, bukan akibat penimbunan, tetapi karena adanya pengurangan jatah dari Pertamina. Warga berharap Pertamina dapat mengatasi kelangkaan minyak tanah yang dirasakan sangat merugikan tersebut.(Tim Liputan/Idh)

Bookmark and Share