indosiar.com, Pemalang - Acara sedekah laut yang digelar warga di pelabuhan Pelelangan Ikan Asem Doyong Pemalang, Jawa Tengah, Senin (29/12/08) kemarin, berujung bencana. Sebuah perahu syarat penumpang terbalik dan mengakibatkan sedikitnya 10 orang tewas, 10 orang hilang dan 22 lainnya dirawat karena mengalami luka-luka, sebagian besar korban adalah para wanita dan anak-anak.
11 korban yang berhasil ditemukan dalam musibah terbaliknya perahu di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Asem Doyong, Pemalang, Jawa Tengah kemarin siang langsung dievakuasi ke kamar jenazah RSUD dr. Ashari Pemalang. Sebagian besar korban adalah ibu-ibu dan anak-anak.
Diantara korban tewas, terdapat seorang balita berusia 3 bulan. Selain korban tewas, sebanyak 22 korban lainnya harus mendapat perawatan karena luka-luka dan kemasukan air. Jumlah korban tewas dipastikan masih akan bertambah. Pasalnya hingga saat ini sebanyak 10 penumpang masih belum ditemukan. Pencarian korban terus dilakukan tim SAR gabungan Polri/TNI dan masyarakat.
Sedekah laut yang digelar rutin setiap 1 Muharam ini sedianya dihadiri oleh Bupati Pemalang, Muhammad Machroes dan jajaran muspida lainnya. Namun beberapa saat sebelum acara inti dimulai, peristiwa tragis ini terjadi. Acara sedekah laut pun dibubarkan dan suasana berubah menjadi mencekam.
Menurut korban selamat, perahu naas jenis sopek ditumpangi sekitar 40 orang awalnya melaju stabil menuju ke tengah laut, namun baru sekitar 200 meter keluar muara tiba-tiba mesin perahu mati. Saat itu perahu dirasakan mulai oleng dan miring. Saat itu datang ombak besar yang langsung menghantam perahu hingga terbalik.
Nakhoda perahu Suharjo warga Asem Doyong, Pemalang telah diamankan dan hingga saat ini masih dimintai keterangan oleh petugas Reskrim Polres Pemalang. (Kuncoro Wijayanto/Sup)