indosiar.com, Mekkah - Pemerintah Kerajaan Arab Saudi melakukan sejumlah proyek perombakan dan perluasan komplek Masjidil Haram dan proyek pembangunan disekitar kota Mekkah. Salah satunya adalah sebuah jam raksasa yang diyakini mengalahkan pusat jam dunia GMT atau Greenwich Mean Time.
Jam raksasa tersebut menjulang tinggi diatas Mekkah Royal Clock Tower setinggi 2000 kaki, dengan diameter 151 kaki. Jam raksasa berwajah empat sisi ini direncanakan akan menjadi waktu standar arab atau Arabian Standar Time yang 3 jam mendahului waktu GMT dan akan menjadi acuan bagi satu koma lima milyar umat muslim diseluruh dunia.
Selain itu, demi mempercantik dan memperindah komplek Masjidil Haram, perombakan dengan pengusuran pun tidak dapat dihindari. Mulai dari bukit bukit bebatuan hingga pusat perdagangan tradisional pasar seng yang akrab dengan jamaah haji Indonesia. Kini pasar Seng hanya tinggal kenangan digusur menjadi lahan terbuka.
Berbagai jalan akses masuk ke Masjidil Haram juga dibuat dari berbagai sudut. Selain jalan raya utama, pemerintah Kerajaan Arab Saudi juga membuat terowongan atau tanel bawah tanah yang menghubungan tempat parkir kendaraan menuju Masjidil Haram.
Masjidil Haram mengalami perluasan sejak tahun 2008, dengan areal yang diperluas mencapai 3000 meter persegi disebelah utara dan barat daya masjid. (Sup)