indosiar.com, Jakarta - Sebagian besar perlengkapan dan kendaraan militer yang akan digunakan dalam operasi perdamaian pasukan Garuda 23A TNI di Timor Tengah akhir pekan lalu diberangkatkan menggunakan kapal kontainer PBB SS Wilson di Beirut, Lebanon dari Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta.
Perlengkapan yang dibawa antara lain kendaraan operasional, panser, penjerih air, generator dan trailer. Kapal dengan kecepatan mencapai 21 knot perjam ini diperkirakan akan menempuh perjalanan selama 16 hari dan akan bersandar di Beirut pada tanggal 19 atau 20 November. Namun SS Wilson akan transit di Singapura untuk pergantian awak kapal serta pengisian bahan bakar. Selain awak kapal, Kapal Kontainer SS Wilson juga disertai dengan 6 orang pasukan Marinir TNI.
Sejumlah perlengkapan lainnya akan diberangkatkan bersamaan dengan keberangkatkan 850 pasukan TNI yang tergabung dalam misi Garuda 23 A dengan menggunakan pesawat pada 8 November mendatang. Kontingen Garuda Indonesia rencananya akan bertugas untuk menjaga perdamaian di wilayah perbatasan Israel dengan Lebanon Selatan. Mereka akan bertugas selama 12 bulan atau 1 tahun hingga November 2007 mendatang. (Yulia Hendrika Bulo/Herman Worotikan/Sup)