indosiar.com, Surabaya - Ledakan tabung gas elpiji yang terjadi di Jalan Slompretan 8 Surabaya, Rabu malam diluar tanggungjawab Pertamina. Ledakan tabung gas yang memakan korban jiwa 4 korban ini, menurut Evianti, Humas Pemasaran Pertamina Surabaya karena kesalahan pihak pengusaha sendiri.
Pihak Pertamina juga memastikan pemilik gedung yang meledak bukanlah agen resmi, pasalnya, lokasi yang digunakan untuk agen maupun pangkalan distribusi elpiji dinilai tidak layak.
Evianti Rofraidah mengatakan, dari hasil pantauan ditempat kejadian, ledakan tabung gas elpiji ini merupakan ledakan yang paling kuat, sehingga perlu diteliti lebih lanjut.
Sementara terkait banyaknya tabung gas elpiji yang meledak, pihak Pertamina berkilah penyebab ledakan itu bukan dari tabungnya, tapi sebagian besar karena kelalaian manusia, misalnya salah menutup regulator atau bocornya selang. (Didik Wahyudi/Sup)