indosiar.com, Jakarta - Hasil survey Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan kinerja perekonomian Indonesia pada triwulan ketiga yakni Juli hingga September tahun 2005 mengalami pertumbuhan sebesar 5,34 %.
Bila dibandingkan kuartal kedua dan pertama yang dihitung berdasarkan tahun sebelumnya, yakni 5,84 % pada kuartal kedua dan 6,12 % pada kuartal pertama, pertumbuhan perekonomian mengalami perlambatan.
Deputi Kepala BPS Bidang Neraca dan Analisis Statistik, Slamet Sutomo mengatakan penyebab laju pertumbuhan ekonomi yang lambat disebabkan adanya pengaruh kenaikan harga minyak dunia, tekanan nilai Rupiah dan suku bunga Bank Indonesia yang naik serta kenaikan harga BBM pada tanggal 1 Oktober lalu.
Kendati mengalami perlambatan, namun kondisi bisnis berdasarkan Index Tendency Business (ITB) berdasarkan survei BPS mengalami peningkatan. ITB di Indonesia triwulan ketiga 2005 berada diatas angka 100, yakni 106,7. (Budi Pranoto dan Nurkayat/Tom)