indosiar.com, Banyumas - Merasa ditipu oleh program kemitraan petani dari sebuah partai kelompok tani di Banyumas, Jawa Tengah membakar benih padi MSPE ditengah sawah. Mereka kecewa dengan janji membeli benih setelah panen ternyata tidak direalisasikan oleh partai politik itu.
Dengan bensin satu botol inilah belasan petani dari Kelompok Tani Sri Ayu desa Ajibarang Kulon, Kecamatan Ajibarang ini membakar dua karung benih padi MSPE atau Megawai Sejahterakan Petani. Mereka kecewa dengan tidak dilaksanakannya janji pengurus DPC PDIP Banyumas dan pengurus DPP PDIP yang akan membeli benih hasil panen padi mereka.
Hingga tiga bulan, tiga ton benih padi itu dibiarkan menumpuk dan membusuk. Saat mereka menanyakan hal tersebut, DPC PDIP Banyumas justru menyuruh para petani untuk menjual benih padinya sendiri. Karena kecewa, akhirnya para petani membakar padi dan poster di tengah sawah. Menurut mereka program PDIP berupa kemitraan dengan petani hanya janji kosong belaka.
Agar sawah mereka tidak mengangur akhirnya para petani mengganti padi di sawah mereka dengan padi IR 64. Para petani mengaku rugi hingga puluhan juta rupiah akibat benih padinya masih menumpuk di gudang mereka. Benih padi sekitar 7 ton ini bahkan dinilai petani sudah kadaluarsa dan tidak bisa ditanam lagi. Para petani kini berharap agar pengurus DPC PDIP dan DPP PDIP mengganti kerugian mereka. (Nanang Anna Nur/sup)