HOME | BERITA | INFO UNTUK ANDA | LIVE STREAMING | LOWONGAN
indosiar dot com
FOKUS | PATROLI | RAGAM | GOSSIP | SINOPSIS | TALK SHOW | KOLOM | RESPOND ONLINE | PEDULI KASIH | KITA PEDULI | INVESTOR RELATION
FOKUS

Petani Tetap Jual Gabah ke Tengkulak



indosiar.com, Cirebo - Petani disejumlah daerah lain masih enggan menjual hasil panennya ke Bulog. Petani justru lebih memilih menjual gabah langsung ke tengkulak meski dibawah Harga Pembelian Pemerintah (HPP).

Meski pemerintah telah menaikan HPP gabah yang diberlakukan mulai awal bulan April ini para petani di Cirebon masih enggan menjual hasil panennya ke Bulog. Usai panen, mereka langsung menjualnya ke tengkulak yang mendatangi petani di sawah. Padahal harga yang ditawarkan dengan tengkulak dibawah HPP.

Para tengkulak membeli gabah sekitar 1700 rupiah perkilo sementara dengan HPP baru yang ditetapkan pemerintah  petani bisa menjual gabah kering panen sebesar 2000 rupiah perkilogram.

Meski harga pembelian gabah petani sudah naik 17 persen, namun para petani di Desa Donohudan, Kecamatan Ngemplak, Boyolali Jawa Tengah juga lebih senang menjual gabah ke tengkulak atau pedagang ketimbang ke bulog. (Masyuri Wahid dan Danuk Nugroho Adi/Sup)

Bookmark and Share


Page: 1
5-Apr-2007 12:57:45 WIB by edyvanvreden
Yah itulah sebabnya negeri kita tercinta Indonesia tidak pernah maju dalam bidang pertanian terutama beras, petani kita lebih percaya tengkulak dari pada Bulog, karena mereka tahu Bulog tidak mampu untuk merubah nasib mereka(petani), lagi pula Bulog sarangnya para tikus korupsi. Banyak pejabat Bulog yang tersangkut masalah korupsi, ini jelas menurunkan tingkat kepercayaan petani.

 

Nama:
Email:
Security Code: