indosiar.com, Bali - Sejumlah kandang babi milik warga di Denpasar, Bali disemprot cairan disinfektan, hal ini untuk mengantisipasi meluasnya virus H1N1 di Bali yang telah ditetapkan menjadi Kejadian Luar Biasa. Walaupun belum ditemukan penyebaran virus flu H1N1 melalui hewan ke manusia, namun pihak Dinas Peternakan Bali tetap melakukan penyemprotan untuk memberikan rasa aman kepada warga.
Penyemprotan terhadap kandang babi milik warga dilakukan oleh petugas Dinas Peternakan sebagai antisipasi awal terkait masuknya virus flu babi yang dibawa oleh wisatawan asal Australia. Petugas melakukan penyemprotan terhadap babi milik warga yang sebagian besar dipelihara dengan cara tradisional.
Penyemprotan dilakukan menggunakan cairan disenfektan yang dipercaya dapat membunuh semua kuman dan dapat mencegah penyebaran virus pada ternak babi milik warga ini. Selain melakukan penyemprotan terhadap babi, petugas juga melakukan penyemprotan terhadap areal sekitar kandang babi yang terbilang kotor dengan bau yang menyengat, lantaran terdapat banyak tumpukan sampah hotel yang akan diolah sebagai pakan ternak babi.
Petugas juga melakukan penyemprotan terhadap bagian atap kandang babi yang rentan terhadap penyebaran virus. Penyemprotan terhadap kandang babi milik warga ini dilakukan untuk memberikan rasa aman kepada warga dari ancaman penyebaran virus flu babi. Mengingat kondisi kandang babi milik warga yang diternakan secara tradisional sangat rentan pada penyebaran virus lantaran banyaknya tumpukan sampah dan kurangnya sanitasi disekitar lokasi. Hingga saat ini jumlah korban positif flu H1N1 di Bali telah mencapai 4 orang, semuanya adalah wisatan asal Australia. (Arif Rahman/Sup)