indosiar.com, Semarang - Dalam razia yang digelar di sebuah SMP negeri di Semarang, Senin siang (14/12/2009), sedikitnya empat siswa digiring ke ruangan kepala sekolah, untuk menjalani pemeriksaan lanjutan, berupa pemeriksaan urine. Keempatnya harus menjalani tes urine, karena dicurigai telah menggunakan narkotika atau obat-obatan terlarang.
Satu demi satu, diperiksa pupil matanya, jika tidak ditemukan tanda-tanda penggunaan narkoba, mereka bisa kembali ke kelas mereka masing-masing.
Jika dari hasil test, positif mengkonsumsi narkoba, petugas BNK akan melakukan upaya pembinaan, dengan tindakan rehabilitasi medis secara gratis. Namun berdasar test urine yang dilakukan di salah satu ruangan sekolah, keempat siswa ini, ternyata hasilnya negatif.
Sebelumnya, secara terpisah, dalam kegiatan razia di sejumlah tempat hiburan, petugas Badan Narkotika Kota Semarang, memergoki dua pelajar sebuah SMA di Semarang, tengah menggelar pesta narkoba dan minuman keras di tempat karaoke di lokalisasi Sunan Kuning Semarang.
Mereka langsung diminta menjalani test urine di lokasi razia. Berdasar hasil test, ternyata hanya salah satu teman wanita mereka yang positif mengkonsumsi narkoba.
Meski tak mengkonsumsi narkoba, kedua pelajar ini tetap dijaring, karena status mereka sebagai pelajar.(Agus Hermanto/Ijs)