indosiar.com, Tasikmalaya/Padang - Dalam sebuah operasi dan razia yang digelar petugas Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Tasikmalaya disejumlah pasar di Tasikmalaya, selain menemukan daging sapi impor yang diawetkan terlalu lama, petugas juga menemukan daging sapi yang dioplos dengan daging babi.
Razia mendadak yang dilakukan petugas Dinas Perindustrian dan Perdagangan atau Disperindag Kota Tasikmalaya, Jawa Barat di Pasar Tradisional Cigorobok ini sempat membuat kaget para pedagang.
Disini petugas menemukan daging sapi impor yang diawetkan didalam mesin pendingin terlalu lama. Padahal menurut petugas, pengawetan daging sapi didalam mesin pendingin tidak boleh lebih dari satu minggu, karena akan berdampak buruk pada daging.
Dalam razia, petugas hanya memberi peringatan kepada pedagang agar tidak terlalu lama mengawetkan daging sapi impor. Petugas juga menghimbau kepada semua pedagang agar teliti membeli daging sapi impor yang dikhawatirkan terdapat cacing karena hampir busuk.
Sementara itu pegawai Dinas Peternakan Sumatera Barat melakukan razia di Kabupaten dan Kota di Sumatera Barat. Dari operasi terkumpul 85 sampel yang dicurigai. Setelah dilakukan test laboratorium lengkap, ternyata ditemukan satu sampel berupa daging babi yang dicampurkan kedalam daging sapi yang sudah dicincang di Pasar Ibu Payakumbu.
Daging babi tersebut sudah dicincang dan dioplos dengan daging sapi untuk mengelabuhi konsumen. Dinas Peternakan Sumatera Barat sudah menyerahkan kasus tersebut kepada polisi untuk diproses lebih lanjut. (Deni Muhammad Arif/Johardio Anse/Sup)