HOME | BERITA | INFO UNTUK ANDA | LIVE STREAMING | LOWONGAN
indosiar dot com
FOKUS | PATROLI | RAGAM | GOSSIP | SINOPSIS | TALK SHOW | KOLOM | RESPOND ONLINE | PEDULI KASIH | KITA PEDULI | INVESTOR RELATION
FOKUS
Daging Oplosan

Petugas Temukan Daging Sapi Bercampur Babi



indosiar.com, Tasikmalaya/Padang - Dalam sebuah operasi dan razia yang digelar petugas Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Tasikmalaya disejumlah pasar di Tasikmalaya, selain menemukan daging sapi impor yang diawetkan terlalu lama, petugas juga menemukan daging sapi yang dioplos dengan daging babi.

Razia mendadak yang dilakukan petugas Dinas Perindustrian dan Perdagangan atau Disperindag Kota Tasikmalaya, Jawa Barat di  Pasar Tradisional Cigorobok ini sempat membuat kaget para pedagang.

Disini petugas menemukan daging sapi impor yang diawetkan didalam mesin pendingin terlalu lama. Padahal menurut petugas, pengawetan daging sapi didalam mesin pendingin tidak boleh lebih dari satu minggu, karena akan berdampak buruk pada daging.

Dalam razia, petugas hanya memberi peringatan kepada pedagang agar tidak terlalu lama mengawetkan daging sapi impor. Petugas juga menghimbau kepada semua pedagang agar teliti membeli daging sapi impor yang dikhawatirkan terdapat cacing karena hampir busuk.

Sementara itu pegawai Dinas Peternakan Sumatera Barat melakukan razia di Kabupaten dan Kota di Sumatera Barat. Dari operasi terkumpul 85 sampel yang dicurigai. Setelah dilakukan test laboratorium lengkap, ternyata ditemukan satu sampel berupa daging babi yang dicampurkan kedalam daging sapi yang sudah dicincang di Pasar Ibu Payakumbu.

Daging babi tersebut sudah dicincang dan dioplos dengan daging sapi untuk mengelabuhi konsumen. Dinas Peternakan Sumatera Barat sudah menyerahkan kasus tersebut kepada polisi untuk diproses lebih lanjut. (Deni Muhammad Arif/Johardio Anse/Sup)

Bookmark and Share


Page: 1
29-Nov-2009 23:09:11 WIB by Bang Adhy
TERNYATA RAKYAT KITA SEDANG SAKIT PARAH, zaman dulu kita diajarkan untuk peduli terhadap sesama, tetapi sekarang kita diajarkan untuk menghalalkan segala cara untuk mendapatkan keuntungan.... wah wah wahhhh...

 

Nama:
Email:
Security Code: