indosiar.com, Solo - Menyusul terjadinya ledakan tabung elpiji di berbagai daerah, Dinas Perdagangan dan Perindutrian Kota Solo Jawa Tengah, Rabu (30/06/10) kemarin, menggelar razia tabung gas ke sejumlah pangkalan, pedagang elpiji eceran dan beberapa agen. Dalam operasi ini, ditemukan beberapa tabung gas yang tidak sesuai standar, masih beredar di pasaran.
Razia tabung gas elpiji dan aksesori lainnya digelar Disperindag kota Solo, Jawa Tengah menyusul terjadinya ledakan tabung gas elpiji diberbagai daerah belakangan ini. Seperti di duga sebelumnya, razia ini ternyata menemukan masih banyaknya tabung gas elpiji dan aksesoris lain seperti selang, regulator dan sebagainya yang ternyata palsu, atau tidak memenuhi standar nasional Indonesia (SNI).
Khawatir, akan membahayakan penggunanya, tabung gas dan berbagai aksesoris yang tidak ber SNI tersebut, langsung ditarik dari peredaran. Ironisnya, para pedagang mengaku tidak tahu cara membedakan tabung gas yang sesuai dengan standar dan tidak, karena selama ini, tidak pernah ada sosialisasi dari instansi terkait.
Mereka mengaku baru tahu soal itu setelah digelarnya razia ini. Pihak Disperidang setempat mengaku langkah ini baru awal dan bersifat persuasif sehingga tidak dikenakan sanksi. Namun jika pada razia mendatang, para pedagang atau pangkalan tersebut masih menjual tabung gas dan aksesoris yang tidak sesuai standar akan diberlakukan sanksi tegas sesuai aturan yang berlaku. (Ganug Nugroho Adi/Sup)