indosiar.com, Mataram - Empat juta lebih warga di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) Senin (07/07/08) untuk pertama kalinya melaksanakan pemilihan kepala daerah, gubernur dan wakil gubernur NTB periode 2008 - 2013. Sayangnya banyak warga yang terancam tidak bisa melaksanakan hak pilih mereka karena tidak terdaftar dalam daftar pemilik tetap KPU NTB.
Sekitar 4 juta lebih warga Provinsi NTB yang tersebar di 9 kabupaten dan kota menggunakan hak pilih mereka untuk menentukan pemimpin NTB untuk 5 tahun kedepan. Empat pasang kandidat calon yakni pasangan Nanang Samudra dan Jabir, Tuan Guru Bajang dan Badrol Munir, pasangan Sri Nate dan Husni Jibril serta pasangan Zaini Aroni dan Rudin Rangga bertarung memperebutkan kursi gubernur dan wakil gubernur NTB periode 2008 - 2013.
Pemungutan suara akan berakhir pukul 13.00 WIB siang nanti yang akan dilanjutkan dengan perhitungan suara 1 jam kemudian. Hasil resmi penepatan pemenang rencananya akan dilakukan KPU NTB 10 Juni mendatang. Dimana salah satu kanidat harus meraih paling kurang 30 persen suara, bila tidak akan digelar pemilihan putaran kedua.
Selain ditempat - tempat umum pelaksanaan Pilkada ini juga diadakan dibeberapa tempat khusus, seperti LP dan rumah sakit. Dimana pencegahan aparat diperketat untuk penjaga kemungkinan adanya penyimpangan, seperti di LP Mataram. Namun pelaksanaa Pilkada terancam tidak diikuti banyak warga karena tidak bisa memilih.
Selain tidak terdaftar dalam pemilih tetap dibeberapa tempat, seperti Rumah Sakit Umum Mataram sekitar 190 pasien yang dirawat tidak bisa memilih karena tidak membawa kartu pilih dan tidak bisa digantikan dengan KTP. Di Lombok Timur, misalnya ratusan warga di Kecamatan Sakret tidak bisa memilih karena tidak terdaftar dalam daftar pemilih tetap atau kartu pemilih.
Sementara itu di Rumah Sakit Umum Mataram dari 216 pasien, 196 orang dipastikan tidak bisa ikut memilih karena tidak membawa kartu pemilih dan tidak bisa digantikan dengan menggunakan KTP. (Agus Zaeroni/Dv).