indosiar.com, Jakarta - Pimpinan tertinggi aliran Al Qiyadah Al Islamiyah Ahmad Mushaddeq beserta 6 orang pengikutnya Senin (29/10/07) malam, menyerahkan diri ke Polda Metro Jaya. Menurut Kapolda Metro Jaya, Irjen Polisi Adang Firman, mereka menyerahkan diri karena takut diamuk massa setelah aliran Al Qiyadah Al Islamiyah dinyatakan dilarang.
Berikut pernyataan Kapolda Metro Jaya Irjen Polisi Adang Firman " pemimpin Al Qiyadah Al Islamiyah Ahmad Mushaddeq beserta 6 orang pengikutnya telah diamankan di Polda Metro Jaya dan saat ini sedang menjalani pemeriksaan. Menurut keterangan yang bersangkutan (Mushaddeq) sebenarnya ingin diskusi terus dengan para ulama, tapi karena kesempatannya tidak ada, akhirnya yang bersangkutan mengembangkan apa yang menurut pemahaman dan keyakinannya ini kepada orang-orang terdekatnya.
Menurut penjelasan Mushaddeq, sampai dengan saat ini pengikutnya ada kurang lebih sekitar 41 ribu tersebar di 9 daerah di Indonesia. Antara lain Jawa, Bandar Lampung, Sumatera Barat, Makassar. (Sup)