HOME | BERITA | INFO UNTUK ANDA | LIVE STREAMING | LOWONGAN
indosiar dot com
FOKUS | PATROLI | RAGAM | GOSSIP | SINOPSIS | TALK SHOW | KOLOM | RESPOND ONLINE | PEDULI KASIH | KITA PEDULI | INVESTOR RELATION
FOKUS

Pimpinan Al Qiyadah Menyerahkan Diri



indosiar.com, Jakarta - Pimpinan tertinggi aliran Al Qiyadah Al Islamiyah Ahmad Mushaddeq beserta 6 orang pengikutnya Senin (29/10/07) malam, menyerahkan diri ke Polda Metro Jaya. Menurut Kapolda Metro Jaya, Irjen Polisi Adang Firman, mereka menyerahkan diri karena takut diamuk massa setelah aliran Al Qiyadah Al Islamiyah dinyatakan dilarang.

Berikut pernyataan Kapolda Metro Jaya Irjen Polisi Adang Firman " pemimpin Al Qiyadah Al Islamiyah Ahmad Mushaddeq beserta 6 orang pengikutnya telah diamankan di Polda Metro Jaya dan saat ini sedang menjalani pemeriksaan. Menurut keterangan yang bersangkutan (Mushaddeq) sebenarnya ingin diskusi terus dengan para ulama, tapi karena kesempatannya tidak ada, akhirnya yang bersangkutan mengembangkan apa yang menurut pemahaman dan keyakinannya ini kepada orang-orang terdekatnya.

Menurut penjelasan Mushaddeq, sampai dengan saat ini pengikutnya ada kurang lebih sekitar 41 ribu tersebar di 9 daerah di Indonesia. Antara lain Jawa, Bandar Lampung, Sumatera Barat, Makassar. (Sup)

Bookmark and Share


Page: 1
9-Nov-2007 01:00:02 WIB by islamic defender
tuh kan sudah terbukti aku setuju dengan bapak Hasiym yg mengatakan"masa rosul menyerah, dan jibril menangis??"kan dahjelas kan ??!!! wahai pengikut AL-qiyadah bukalah mata kalian dan renungi apa yg salah dalam kepercayaan kalian selama ini
1-Nov-2007 14:04:11 WIB by jupri
Munjulnya nabi-nabi palsu dalam islam itu harus dihancurkan/dibunuh. ini sesuai dengan sejrah dimana pada jamn khalifahur Rasidin abu bakar Assidik, ketik beliau menjadi kholifah munjul nabi-nabi palsu sehingga beliau menumpas mereka sampai habis.jadi dengan adanya aliran2 itu akan menghanjurkn islam itu sendiri. mereka harus dibunuh.
30-Oct-2007 16:08:57 WIB by edyvanvreden
Takut diamuk massa lalu menyerahkan diri, lalu dilepas lagi, bagaimana dengan terpidana mati amrozi cs, tidak ada massa yang mengamuk.

 

Nama:
Email:
Security Code: