HOME | BERITA | INFO UNTUK ANDA | LIVE STREAMING | LOWONGAN
indosiar dot com
FOKUS | PATROLI | RAGAM | GOSSIP | SINOPSIS | TALK SHOW | KOLOM | RESPOND ONLINE | PEDULI KASIH | KITA PEDULI | INVESTOR RELATION
FOKUS

Pinjaman Luar Negeri, Alternatif Terakhir Tutup Defisit APBN



indosiar.com, Jakarta - Pemerintah sedang membuat berbagai skenario untuk menutup defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2006 sebesar 1,5 persen. Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Ketua Bappenas Paskah Suzetta menyatakan, skenario hutang luar negeri untuk menutup defisit merupakan alternatif terakhir.

Defisit APBN tahun 2006 saat ini tengah dibahas pemerintah untuk diajukan dalam APBN Perubahan. Kepala Bappenas Paskah Suzetta menegaskan, ada 5 skenario untuk menutup defisit APBN 2006 yaitu peningkatan penerimaan pajak, menunda proyek departemen yang tidak mungkin berjalan tahun ini, penerimaan dari privatitasi BUMN, penerbitan surat hutang negara hingga pinjaman luar negeri.

Pinjaman luar negeri ini menurut Paskah dapat dilakukan melalui CGI yang telah memberikan komitmen. Namun Paskah mengingatkan pinjaman luar negeri merupakan alternatif terakhir sesuai target pemerintah yang berjanji akan menekan pinjaman luar negeri hingga 31 persen.

Sementara itu dalam rapat kerja dengan DPD, Paskah Suzetta juga menjelaskan rancangan APBN tahun 2007 yang diprioritaskan pada layanan publik seperti penanggulangan kemiskinan, peningkatan kesempatan kerja, revitalisasi pertanian, pendidikan hingga pembangunan wilayah perbatasan. (Medi Trianto dan Nyoman Ifrozin/Sup)

 

Bookmark and Share


Page: 1
21-Jun-2006 12:30:04 WIB by clandestein
ialah altenativ terahir karena pilihan yang lain sudah tidak mungkin.absurdd!!!.utang perkapita 10 juta mo dikemanain..???.
21-Jun-2006 08:03:56 WIB by alvin
cukup baik tapi ulasan ekonominya perlu di tambah

 

Nama:
Email:
Security Code: