indosiar.com, Jakarta - Meski flu babi yang disebabkan oleh pengeluaran virus H1N1 ini baru mewabah di Mexiko dan sejumlah negara lainnya, namun penyebaran virus di tanah air harus tetap diwaspadai, mengingat jumlah korban tewas akibat virus H1N1 atau flu babi di Mexiko terus bertambah dan saat ini mencapai 152 orang. Apa dan bagaimana penularan flu babi ?
Dokter penyakit dalam Rumah Sakit Pluit, Jakarta Utara, dr Khie Chen mengatakan, pada umumnya gejala infeksi flu babi pada manusia mirip dengan flu biasa, yakni demam yang muncul tiba - tiba batuk, nyeri otot, sakit tenggorokan dan kelelahan yang berlebihan.
Penyebaran virusnya sangat cepat dan luas, bahkan bila penderita dalam kondisi menurun dapat mengakibatkan komplikasi berat. Menjadi radang paru - paru berat, selain itu virus flu babi bisa membuat penderita muntah - muntah dan diare.
Namun penyakit ini tidak terdapat pada daerah tropis, sebab penyakit ini hanya terawat pada negara atau daerah yang memiliki 4 musim atau sub tropik. Hanya saja kita perlu mewaspadai, sebab penyakit ini bersifat zonosis dan juga dapat menular antar manusia. Sejauh ini belum ditemukan virus H1N1 yang masuk ke Indonesia. (Azhar Pungkas Hadi/Rudi Asmoro/Dv).