HOME | BERITA | INFO UNTUK ANDA | LIVE STREAMING | LOWONGAN
indosiar dot com
FOKUS | PATROLI | RAGAM | GOSSIP | SINOPSIS | TALK SHOW | KOLOM | RESPOND ONLINE | PEDULI KASIH | KITA PEDULI | INVESTOR RELATION
FOKUS
Pembunuhan Wartawan

Polisi Bebaskan 1 Orang Tersangka



indosiar.com, Denpasar - Karena kurang cukup bukti Dewa Gede Suarjana, Kepala Sub Bagian Perencanaan Dinas Pendidikan Bangli, Bali dilepas tim penyidik Polda Bali. Sebelumnya polisi menduga Dewa Gede terlibat dalam kasus pembunuhan wartawan Radar Bali, Anak Agung Prabangsa.

Pembebasan Dewa Gede Suarjana dilakukan lantaran pihak kepolisian masih kekurangan bukti akan keterlibatannya dalam kasus pembunuhan berencana terhadap wartawan Radar Bali, Anak Agung Prabangsa yang dibunuh karena beritanya tentang penyimpangan proyek pada Dinas Pendidikan Bangli.

Ia ditangkap berdasarkan keterangan sejumlah saksi yang mengatakan, berada di lokasi sesaat setelah eksekusi dilakukan. Menurut Kabid Humas Polda Bali, Kombes Polisi Gede Sugianyar, walaupun telah dilepaskan, pihak kepolisian masih akan terus melacak keterlibatan Kepala Sub Bagian Perencanaan pada Dinas Pendidikan Bangli ini. Dalam waktu dekat, pihak kepolisian juga akan memanggil Bupati Bangli I Nengah Arnawa dan sejumlah pejabat penting di Bangli sebagai saksi.

Hal  ini karena mobil Kijang Rover yang digunakan untuk membuang mayat korban ke laut adalah milik Bupati Bangli yang juga kakak kandung Nyoman Susrama, otak pembunuhan.

Sebelumnya ribuan massa memenuhi rumah Nyoman Susrama, otak pembunuhan terhadap wartawan Radar Bali saat proses pra rekonstruksi digelar. Massa yang tidak dapat menahan emosi sempat mengejar mobil yang ditumpangi para tersangka, sesaat sebelum masuk kedalam rumah yang dijadikan lokasi eksekusi. Massa juga mengejar dan meneriaki seorang tersangka yang terpaksa dibawa keluar dari mobil lantaran mobil yang mengangkutnya kesulitan untuk masuk kedalam rumah, karena banyaknya massa yang berkerumun.

Salah seorang tersangka eksekutor yang memukul korban secara bertubi-tubi Nyoman Rencana mengatakan, tindakannya ini dilakukan atas perintah pimpinannya Nyoman Susrama yang juga adik Bupati Bangli.

Dalam pra rekonstruksi yang digelar pihak kepolisian ini juga sempat terjadi perkelahian atau adu mulut antara tersangka. Hal ini terjadi lantaran salah satu tersangka menganggap rekannya memberikan keterangan palsu. Situasi juga kembali tegang ketika para tersangka akan dibawa keluar dari dalam rumah dengan menggunakan mobil. (Arif Rahman/Sup)

Bookmark and Share


Nama:
Email:
Security Code: