indosiar.com, Jember - Puluhan nelayan dari 2 kubu yang berbeda Kamis (11/6/09) malam, nyaris terlibat bentrokan. Ketegangan antar nelayan ini dipicu percecokan mereka tentang penggunaan rukon untuk menangkap ikan. Beruntung polisi segera tiba di lokasi kejadian dan langsung melerai pertikaian.
Sejumlah petugas Damas Polres, Jember ini langsung menghalau puluhan nelayan di Kecamatan Puger yang akan mengintimidasi kelompok nelayan lainnya. Mereka langsung berhamburan melarikan diri ketika polisi datang. Petugas kesulitan mencari orang yang diduga sebagai provokator.
Kelompok itu sebelumnya mengintimidasi puluhan nelayan rumpon dengan cara mendatangi mereka, saat akan melakukan bongkar muat ikan. Kelompok nelayan anti rumpun ini menuding bahwa penggunaan rumpon ditengah laut merupakan penyebab sepinya hasil tangkapan ikan.
Pasalnya ikan - ikan lebih suka berada disekitar rumpon, padahal mereka yang tidak memiliki rumpon tidak diperbolehkan mencari ikan disekitar lokasi rumpon - rumpon itu dipasang. Akibat intimidasi itu aktivitas bongkar muat ikan setempat terhenti. Sejumlah ikan hasil tangkapan bahkan busuk karena terlambat diawetkan dengan dus balok.
Hingga Jum'at dinihari sedikitnya 2 pleton polisi disiagakan untuk mencegah hal - hal yang tidak diinginkan, sebab sejumlah kapal rumpon dilaporkan masih tertahan ditengah laut khawatir ikan hasil tangkapan mereka dijarah kelompok nelayan lainnya. (Tommy Iskandar/Dv).