indosiar.com, Serang - Sejumlah oknum anggota kepolisian menunjukkan aksi brutal saat membubarkan demo mahasiswa di gedung DPRD Provinsi Banten. Sejumlah polisi menyerang mahasiswa dan wartawan yang tengah meliput, aksi unjuk rasa. Akibatnya 3 mahasiswa pingsan, 4 wartawan dan belasan pengunjuk rasa terluka.
Akibat pembubaran paksa ini tiga aktifivis Untirta Movement Comunity, Hamas, dan Komunitas Sudirman 30 jatuh pingsan, dan belasan lainnya terluka. Sementara 4 wartawan yang meliput juga mengalami luka akibat perlakuan kasar pihak anggota polisi. Mereka adalah Fahmi, kameramen Indosiar, Irwan Wahyudi, Global TV, Wirnata TVRI, dan Lulu wartawan Facebook News Dot Com. Para korban dilarikan ke ruang gawat darurat Rumah Sakit Umum Daerah Serang.
Unjuk rasa ini sendiri dilakukan ratusan aktivis dari berbagai elemen, yang menuntut sikap para wakil rakyat, dalam menyikapi hasil pemeriksaan BPK, wajar dengan pengecualian. BPK menemukan adanya kejanggalan pengelolaan dana APBD hingga terjadi kerugian yang mencapai milyaran rupiah. Namun, mahasiswa kecewa, karena hingga kini DPRD belum bersikap. (Henny Murniati Supaidi/Sup)