indosiar.com, Tangerang - (Jumat, 07.10.2011) Berhati-hatilah menggunakan gas elpiji untuk memenuhi kebutuhan memasak sehari-hari. Di Tangerang, Banten ternyata banyak beredar gas elpiji oplosan, kenyataan ini dibuktikan oleh Polres Metro Tangerang Kota yang berhasil membongkar ribuan tabung gas elpiji oplosan yang akan didistribusikan kesejumlah wilayah di kota dan kabupaten Tangerang. Selain berhasil mengamankan barang bukti, petugas juga menahan 5 orang yang bertugas sebagai operator dan kurir.
Terbongkarnya jaringan pengoplos tabung gas ini bermula dari ditangkapnya dua pelaku yang sedang mendistribusikan tabung gas oplosan ini dikawasan Cikokol. Petugas kemudian menemukan pabriknya dikawasan Cibogo, Cisauk. Di pabriknya ini ditemukan 1.400 tabung gas elpiji mulai dari ukuran 3 hingga 50 kilogram. Petugas juga menemukan alat pengoplosnya dan segel imitasi.
Selain itu, polisi juga menangkap 3 pelaku lainnya, namun pemilik pabrik sendiri tidak diketahui. Pabrik gas oplosan ini sendiri diketahui sudah beroperasi selama tiga bulan. Pengoplos memindahkan isi tabung gas ukuran 3 kilogram atau tabung gas bersubsidi ke tabung gas ukuran 12 dan 50 kilogram yang tidak bersubsidi. Keuntungan yang diraih cukup besar.
Dalam sehari, pabrik bodong ini mampu mengoplos 200 tabung gas ukuran 3 kilogram ke tabung gas ukuran 12 dan 50 kilogram dengan areal distribusi mencapai wilayah Jabodetabek. Pemilik pabrik oplosan bodong ini diduga berjumlah 4 orang dan masih dalam pengejaran petugas. (Mas\'ud Ibnu Syamsuri/Sup)