indosiar.com, Palu - Kapolda Sulawesi Tengah, Brigjen Dewa Parsana memastikan telah menangkap dua pelaku penembakan tiga polisi di depan kantor cabang BCA Palu yang terjadi Rabu siang. Sementara itu dua anggota polisi yang menjadi korban penembakan, yakni Bripda Januar dan Andi Ibrar, Kamis (26/05/11) siang dimakamkan di Makassar. Prosesi pemakaman berlangsung penuh haru dan almarhum menerima kenaikan satu pangkat.
Dua pelaku penembakan tiga anggota polisi langsung dijebloskan ke tahanan Direktorat Reskrim Polda Sulawesi Tengah, sesaat ditangkap Rabu petang. Kedua pelaku berinisial F dan H ditangkap setelah sebelumnya sempat kontak tembak dengan polisi. Dalam penangkapan ini, polisi juga menyita 3 pucuk senjata api laras panjang. Hasil identifikasi diketahui, satu senjata ditemukan merupakan senjata rampasan milik anggota polisi yang menjadi korban penembakan.
Dari hasil interogasi terungkap, kawanan pelaku penembakan berjumlah 4 orang. 2 pelaku ini masih diburu polisi termasuk mencari satu pucuk senjata api laras panjang yang dirampas kawanan pelaku.
Sementara itu, suasana haru mengiringi pemakaman dua korban penembakan jenazah Bripda Andi Ibrar dan Bripda Januar Yudistira, Kamis siang dimakamkan di taman pemakaman anggota Polda Sulawesi Selatan Siri Napacce. Karena meninggal dalam tugas Bripda Januar dan Bripda Andi mendapat kenaikan satu pangkat.
Aksi penembakan itu terjadi pada Rabu siang. 4 orang tak dikenal menembak secara membabi buta didepan kantor BCA di Jalan Emy Saelan Palu Selatan. Dalam aksi ini, 2 polisi Bripda Andi Ibrar dan Bripda Januar Yudistira tewas diberondong peluru. Sementara Bripda Dedi Anwar mengalami luka tembak di kaki sebelah kiri. Upaya perburuan dua pelaku saat ini dilakukan tim gabungan Mabes Polri dan Kepolisian dari Polda Palu. Kepolisian mengendus jejak mereka dikawasan hutan di Poso. (Tim Liputan/Sup)