indosiar.com, Poso - Tiga hari pasca ledakan bom di Kelurahan Kawua, Poso Kota hasil penyelidikan polisi kini mulai mendapat titik terang. Selain telah dapat mengungkap jenis bom, polisi juga sejak Senin lalu telah menahan seorang pria berinisial SP yang diduga terkait bom Kawua.
Kapolda Sulawesi Tengah Kombes Badrodin Haiti Senin lalu di Palu menyatakan, saat ini pihaknya telah selesai melakukan olah tempat kejadian perkara. Hasilnya diketahui bom Kawua adalah bom rakitan berisi sulfur dan florat dengan menggunakan lampu bohlam sebagai detonatornya dan saklarnya adalah saklar senter.
Kapolda juga mengakui sejak Senin lalu aparat Detasemen Khusus 88 tengah memeriksa seorang warga berinisial SP yang diduga terkait bom Kawua dan sejumlah aksi kekerasan di Poso lainnya.
Saat ini warga berinisial SP ini tengah diperiksa intensif di Polres Poso. SP ditangkap karena dari keterangan saksi menyatakan, SP terlihat di TKP beberapa saat sebelum bom meledak.