indosiar.com, Gianyar, Bali - Jelang eksekusi mati 3 terpidana mati bom Bali I Amrozi dan kawan - kawan pengamanan diwilayah Bali kian diperketat. Salah satu bentuk peningkatan pengamanan adalah dalam razia kartu tanda penduduk (KTP) untuk menangkal masuknya pendatang gelap yang berpotensi mengacaukan keamanan.
Razia KTP bagi pendatang gelap dilakukan disejumlah wilayah di Pulau Bali. Di Gianyar, Bali razia dilakukan di gubuk tempat tinggal sejumlah pendatang. Aparat gabungan dari Satpol Pamong Praja dan kepolisian pemeriksa identitas pendatang baru dengan teliti.
Razia diharapkan mampu menangkal masuknya pendatang tanpa identitas dan berpotensi melakukan tindak kriminalitas. Dalam razia ini sedikitnya 15 orang pendatang terjaring karena tidak memiliki KTP dan 10 orang memiliki KTP yang sudah kadaluwarsa.
Umumnya mereka berasal dari Jawa Timur. Para pendatang tanpa KTP akan dipulangkan ke tempat asal mereka. Sementara yang memiliki KTP kadaluwarsa akan dikenakan sangsi administratif. (Tim Liputan/Dv).