indosiar.com, Sukoharjo - Pondok Pesantren Al Mukmin Ngruki, Sukoharjo, Jawa Tengah akhirnya mengakui Nur Said yang diduga pelaku bom bunuh diri di Hotel JW Marriot, Jakarta adalah alumninya. Pihak Ponpes tidak mengetahui kegiatan Nur Said tamat dari Ngruki tahun 1994.
Pernyataan ini disampaikan oleh Direktur Ponpes Al Mukmin Ngruki Ustadz Wahyudin Selasa (21/7/09) siang. Wahyudin mengakui pihak Ponpes sempat membantah Nur Said sebagai alumni Ngruki, karena namanya selama ini beredar adalah Nur Hasbi. Namun setelah muncul data yang lebih detail, yaitu Nur Said asal Temanggung dan santri seangkatan Asmalatin Sani pihak Ponpes pun menemukan nama tersebut dibuku induk.
Wahyudin menambahkan setelah lulus dari Ponpes secara kelembagaan Ponpes Ngruki tidak bertanggungjawab atas aktivitas alumninya, termasuk dalam hal ini Nur Said. Apalagi sejak tamat dari Ngruki Nur Said tidak pernah berhubungan dengan Ponpes.
Wahyudin mengaku meski Nur Said pernah menjadi santri di Ngruki, namun dirinya tidak mengenalnya secara pribadi sebab Nur Said bukan santri yang menonjol. Namun yang jelas menurut Wahyudin Ponpes Al Mukmin Ngruki tidak mempunyai kurikulum yang mengajarkan kekerasan. (Ganuk Nugroho Adi/Dv).