indosiar.com, Jayapura - Insiden penyerangan terhadap anggota TNI di Distrik Tinggi Nambut, Kabupaten Puncak Jaya kembali terjadi Kamis (27/08/09) kemarin pagi. Seorang Anggota TNI dari Yonif 756 Winanesili, Prada Suliswanto dibacok oleh anggota OPM hingga mengakibatkan korban harus dievakuasi ke Rumah Sakit Marthen Indey Jayapura. Sementara senjata api jenis SSI milik korban dirampas serta dibawa lari oleh pelaku.
Korban Prada Suliswanto langsung dievakuasi dari Kabupaten Puncak Jaya, Papua ke Bandara Sentani, Jayapura dengan menggunakan pesawat Susi Air kemarin siang dan langsung dibawa ke Rumah Sakit Marthen Indey Aryoko, Jayapura.
Prada Suliswanto terkena bacokan senjata tajam dibagian pipi kiri serta pada bagian badan oleh orang tak dikenal sekitar pukul 07.00 WIT ketika sedang melakukan patroli disekitar area pos TNI 756. Setelah membacok korban, pelaku kemudian mengambil senjata korban dan lari ke arah hutan.
Panglima Kodam XVI/Cenderawasih, Mayjen TNI AY Nasution mengatakan, bahwa pelaku penyerangan adalah kelompok tentara pembebasan nasional Organisasi Papua Merdeka (OPM) wilayah Puncak Jaya dibawah pimpinan Jenderal Goliat Tabuni. Pihak TNI akan mengkoordinasikan hal tersebut dengan pihak Polri untuk mengejar para pelaku penyerangan. (Andre Kirwel/Sup)