HOME | BERITA | INFO UNTUK ANDA | LIVE STREAMING | LOWONGAN
indosiar dot com
FOKUS | PATROLI | RAGAM | GOSSIP | SINOPSIS | TALK SHOW | KOLOM | RESPOND ONLINE | PEDULI KASIH | KITA PEDULI | INVESTOR RELATION
FOKUS
Peringatan Isra Miraj

Presiden Ajak Perangi Teroris



indosiar.com, Jakarta - Presiden Yudhoyono dan Wapres Jusuf Kalla Selasa (21/7/09) malam, hadir bersama merayakan peringatan Isra Mi'raj di Masjid Istiqal, Jakarta. Pada kesempatan tersebut Kepala Negara mengajak umat Islam di tanah air untuk bersama - sama memerani terorisme karena tidak dibenarkan oleh agama manapun dan bertentangan dengan nilai luhur bangsa.

Setelah duduk bersama di Istana Negara, Presiden Yudhoyono dan Wakil Presiden Jusuf Kalla Selasa (21/7/09) malam, untuk pertamakalinya hadir bersama dalam perayaan keagamaan memperingati Isra Mi'raj di Masjid Istiqal, Jakarta.

Perayaan memperingati perjuangan Nabi Muhammad SAW, menyebarkan Islam keseluruh dunia ini, berlangsung khusyuk dan dihadiri ribuan umat Muslim. Turut hadir pula sejumlah Duta Besar negara sahabat dan Menteri Kabinet Indonesia Bersatu.

Presiden dalam sambutannya mengajak umat Muslim diseluruh tanah air, untuk menjadikan perayaan ini sebagai momentum untuk bersyukur atas pesta demokrasi pemilihan Presiden yang telah berlangsung aman dan damai. Namun Kepala Negara mengingatkan umat Muslim agar bersama - sama memerangi terorisme karena tragedi Jum'at lalu tidak dibenarkan oleh agama manapun dan bertentangan dengan nilai luhur bangsa.

Perayaan Isra Mi'raj kali ini memang berlangsung dalam suasana duka, akibat bom Kuningan yang merenggut 9 nyawa. Kepala Negara mengajak seluruh ahli politik dan anak bangsa untuk merekatkan kembali tali persaudaraan yang sempat retak akibat keras dan panasnya suhu politik pada Pilres lalu. (Rafael Don Bosco/Dedi Effendi/Dv).

Bookmark and Share


Page: 1
22-Jul-2009 16:32:56 WIB by a
aaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa
22-Jul-2009 12:47:17 WIB by edyvanvreden
Betul Pak presiden, memerangi teroris tidak lah mudah apabila justru orang beragama mengajarkan jihad yang salah pengertian, seperti pelaku Bom Bunuh diri JW Marriot atau Bom Bali, malah pelakunya adalah jebolan pesantren, wah bikin malu saja, jangan sampai orang menuduh ponpres malah jadi sarang teroris, Mudah-mudahan pidato presiden SBY makin menguatkan Rakyat Indonesia untuk memerangi teroris karena yang jadi korban juga negara Indonesia sendiri, turis menurun, dengan demikian pendapat sektor pariwisata juga menurun, dan yang diuntungkan malah negeri jiran Malaysia, yang terorisnya malah beraksi di Indonesia, (Dr.Azahari dan Nurdin M.Top) keduanya adalah warga negara Malaysia, yang sampai kini Negara Malaysia tenang-tenang saja.

 

Nama:
Email:
Security Code: