HOME | BERITA | INFO UNTUK ANDA | LIVE STREAMING | LOWONGAN
indosiar dot com
FOKUS | PATROLI | RAGAM | GOSSIP | SINOPSIS | TALK SHOW | KOLOM | RESPOND ONLINE | PEDULI KASIH | KITA PEDULI | INVESTOR RELATION
FOKUS
Kemelut TKI

Presiden Bentuk Satgas Penanganan TKI



indosiar.com, Jakarta - Satuan tugas Tenaga Kerja Indonesia (Satgas TKI), hari Jumat (01/07/11) ini resmi dibentuk. Sejumlah nama mantan pejabat tinggi negara duduk dalam satgas perlindungan TKI tersebut, seperti mantan Kapolri Bambang Hendarso dan mantan Menteri Agama Maftuh Basuni. Menurut presiden, satgas TKI akan membantu pendampingan penyelesaian masalah TKI di luar negeri, khususnya TKI yang bermasalah hukum.

Dalam rapat terbatas di kantor presiden Jakarta Jumat pagi, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menjelaskan, dibentuknya satuan tugas Tenaga Kerja Indonesia (Satgas TKI) ini agar penanganan masalah TKI dapat lebih fokus dan konsisten, khususnya dalam memberikan bantuan hukum kepada para TKI di luar negeri khususnya yang terancam pidana berat seperti hukuman mati.

Saat ini sedikitnya 200 orang TKI terancam hukuman mati. Selain di Arab Saudi, TKI bermasalah ini juga terdapat di Singapura, Malaysia dan Republik Rakyat Tiongkok. Presiden berharap satgas dapat bekerja secara efektif agar dapat membantu penyelesaian masalah TKI yang tersangkut masalah hukum.

Yudhoyono mempercayakan sejumlah nama untuk duduk dalam satgas TKI ini. Selain Menko Polhukam Djoko Suyanto, sejumlah mantan pejabat dilibatkan diantaranya mantan Kapolri Bambang Hendarso Danuri, mantan Menteri Agama Maftuh Basuni dan mantan Jaksa Agung Hendarman Supandji. (Iwan Munandar/Sup)

Bookmark and Share


Nama:
Email:
Security Code: