indosiar.com, Jakarta - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono meminta dinamika politik yang memanas pasca penghitungan suara jangan sampai menganggu kehidupan bernegara dan menghambat roda pemerintahan. Presiden meminta semua pihak menggunakan akal sehat.
Hal ini disampaikan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono saat memimpin rapat terbatas di kantor Presiden Jakarta Selasa (28/07) kemarin. Rapat yang tidak dihadiri Wapres Jusuf Kalla ini diikuti 3 orang Menko yakni Menko Kesra Abu Rizal Bakrie, Menko Perekonomian Sri Mulyani dan Menko Polhukam Widodo AS.
Presiden SBY meminta semua pihak mengutamakan politik akal sehat, pasalnya rakyat kini sudah lebih dewasa dalam berpolitik dan bisa menilai secara logis. SBY juga meminta hiruk pikuk politik pasca pilpres jangan sampai menggangu roda pemerintahan dan kehidupan bernegara.
Rapat terbatas tiga menko ini membahas persiapan pidato kenegaraan presiden tentang nota keuangan dan RAPBN tahun 2010 di Sidang Paripurna DPR. Pidato kenegaraan kali ini dimajukan dari tanggal 16 Agustus menjadi tanggal 3 Agustus 2009, karena masa transisi anggota dewan. Sementara tanggal 16 Agustus 2009, Presiden SBY kembali akan menyampaikan pidato kenegaraannya tentang pembangunan bangsa. (Budiono/Dwinanto Agung/Sup)