indosiar.com, Jakarta - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono Senin (05/01/09) pagi meresmikan pembukaan perdagangan hari pertama di Bursa Efek Jakarta untuk tahun 2009. Presiden hadir bersama Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dan Dirut Bursa Efek Indonesia (BEI) Erry Firmansyah.
Dalam sambutannya Presiden Susilo Bambang Yudhoyono meminta pelaku pasar tetap optimis menghadapi tantangan krisis keuangan global. Presiden mengatakan, meski akumulasi Indek Harga Saham Gabungan (IHSG), Bursa Efek Indonesia turun 50 persen, namun bursa Indonesia tidak termasuk dalam 20 bursa berpredikat buruk. Turunnya IHSG menurut presiden karena dampak krisis keuangan global dimana kondisi ini juga dialami oleh bursa diseluruh dunia.
Pembukaan perdagangan hari pertama oleh presiden diharapkan dapat memberikan optimisme pada industri pasar modal Indonesia. Usai membuka perdagangan hari pertama Presiden Susilo Bambang Yudhoyono melakukan dialog dengan para pelaku pasar modal Indonesia yang terdiri dari perwakilan bursa, emiten dan asosiasi pasar modal. Turut hadir dalam peresmian ini Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo, Ketua Bapepam LK Fuad Rahmany serta sejumlah Menteri Kabinet Indonesia Bersatu. (Budiono dan Andri Nugroho/Sup)