indosiar.com, Jakarta - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono kembali mendesak aparat penegak hukum mengusut tuntas kasus kematian aktivis HAM Munir. Permintaan presiden ini disampaikan usai memimpin rapat kabinet terbatas di kantor presiden Senin (23/06/08) kemarin.
Presiden Yudhoyono menaruh perhatian besar atas kasus tewasnya aktivis HAM Munir. Presiden seperti yang disampaikan Menteri Sekretaris Negara Hatta Rajasa, usai rapat terbatas di kantor Presiden kemarin siang kembali meminta agar kasus pembunuhan Munir segera dituntaskan dan dilakukan secara adil, terbuka dan transparan.
Sementara itu Kapolri Jenderal Polisi Sutanto menegaskan, pemeriksaan yang dilakukan tim penyidik Mabes Polri terhadap Muchdi PR kemarin adalah menyangkut keterlibatan Muchdi dalam kasus dugaan pembunuhan Munir.
Muchdi PR adalah mantan Deputi V Badan Intelejen Negara saat Kepala BIN dijabat Hendro Priono. Muchdi PR ditetapkan sebagai tersangka oleh Mabes Polri pada pekan lalu. (Nancy Erene/Dedi Effendi/Sup)