indosiar.com, Jakarta - Menyusul ditetapkannya mantan Deputi V Badan Intelejen Negara Mayjen Muchdi PR sebagai tersangka kasus pembunuhan Munir, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono meminta Kapolri menuntaskan kasus pembunuhan aktivis Hak Asasi Manusia tersebut secara menyeluruh. Presiden tetap memandang perlu penuntasan kasus tersebut.
Instruksi presiden untuk meminta penuntasan kasus pembunuhan Munir disampaikan Juru Bicara Kepresidenan Andi Mallarangeng dan Mensekneg Hatta Rajasa di halaman Istana Negara Jumat (20/06) pagi usai mendampingi Presiden bersepeda santai dikawasan Monas, Jakarta.
Presiden tetap melihat perlunya aparat kepolisian mengungkap misteri tewasnya Munir hingga ke akar-akarnya. Penyelidikan kasus tewasnya Munir telah memasuki tahun ke 4 dan penetapan tersangka dari mantan pejabat BIN Muchdi PR yang juga mantan Danjen Kopasus diharapkan kembali menumbuhkan kepercayaan masyarakat untuk mengungkap siapa dalang sebenarnya yang meracuni Munir. (Gustav Roberto/Nurkayat/Sup)