indosiar.com, Bogor - (Jumat, 14.10.2011) Drama menyangkut proses reshuffle kabinet terus berlanjut, namun sejak Jumat pagi hingga siang tadi belum tampak seorang pun wajah calon menteri yang dipanggil ke Cikeas. Pagi tadi presiden hanya menggelar rapat internal bersama Wakil Presiden Boediono dan para staf khusus presiden.
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada hari kedua terkait dengan reshuffle kabinet Indonesia Bersatu jilid dua sejak pagi tadi menggelar rapat internal. Rapat internal tersebut dihadiri selain oleh presiden juga dihadiri oleh staf khusus kepresidenan, Menteri Sekretaris Negara Sudi Silalahi dan Wakil Presiden Boediono. Tidak diketahui secara pasti apa yang dibahas dalam rapat tersebut. Namun kuat dugaan bahwa rapat tersebut terkait dengan penajaman orang-orang atau nama-nama yang akan dipanggil padal sore ini untuk menempati pos pos baru di kementrian berhubungan dengan reshuffle kabinet Indonesia Bersatu jilid dua.
Kalau kemarin presiden setelah menunjuk tiga orang wakil menteri dan kemudian melakukan rapat internal dengan sejumlah pimpinan partai politik usai rapat tersebut presiden menggelar konferensi pers intinya presiden menghendaki bahwa siapapun menteri yang akan ditunjuk nanti baik dari partai politik atau profesional yang diutamakan adalaah kapasitas dan memiliki track record yang baik.
Sementara itu siang tadi juru bicara kepresidenan bidang komunikasi politik Daniel Sparingga menjelaskan bahwa presiden tetap memperhatikan aspirasi masyarakat dan ditegaskan Daniel Sparingga bahwa presiden juga menghormati PKS apa yang menjadi tradisi dan budaya internal PSK, tapi presiden tidak akan memberikan pengecualian kepada partai politik manapun. (Albert Bembot/Sup)