indosiar.com, Papua - Didepan ratusan warga dari berbagai desa di posko tanggap bencana Wasior, Papua Barat, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono meminta masyarakat Wasior yang menjadi korban banjir bandang tabah menghadapi cobaan bencana.
Masyarakat juga diminta mempercayakan kepada pemerintah daerah, untuk memulihkan kondisi kota Wasior yang 80 persen hancur akibat banjir bandang. Terkait dengan masa tanggap darurat yang semestinya selesai pada tanggal 18 Oktober, presiden menginstruksikan agar memperpanjang hingga dua minggu mendatang.
Senin, 4 Oktober lalu, Kecamatan Wasior, Papua Barat diterjang air bah. Selain mengakibatkan 80 persen sarana infrastuktur luluhlantak, bencana itu juga menyebabkan 150 orang meninggal dunia, 123 orang hilang, 128 orang luka berat dan 660 luka ringan. Sementara, ribuan warga lainnya mengungsi ke Manokwari. (Waluyo Adi Susanto/Sup)