indosiar.com, Jakarta - Presiden Yudhoyono, menerima Direktur Eksekutif the Global Fund Aids Tubercolosis and Malaria (GFATM), Michael Kazatchkine, Rabu (23/06/10), di kantor presiden, Jakarta. Seusai pertemuan, Michael Kazatchkine menjelaskan, kerjasama antara Indonesia dengan GFATM saat ini bernilai sekitar enam ratus tiga puluh juta dollar Amerika, akan segera disepakati.
Menurut Kazatchkine, tahun dua ribu sepuluh ini menjadi tahun yang penting bagi lembaganya, karena menjadi tahun dimana para pendonor, akan memberikan sumbangannya kembali. Sumbangan ini akan menentukan kemana arah dunia dalam melawan Aids, Tubercolusis, dan Malaria, serta kesehatan anak dan sistem kesehatan dunia di tahun dua ribu lima belas.
Di tempat yang sama, Menteri Kesehatan Endang Rahayu Sedyaningsih menjelaskan, Indonesia dan negara-negara berkembang lainnya banyak menerima dana dari GFATM dan sejak tahun dua ribu satu, sejumlah negara mengumpulkan program untuk penanggulangan penyakit aids, tuberkolusis, dan malaria, yang sumber dananya sebesar delapan puluh lima persen berasal dari negara G-Delapan. (Iwan Munandar/Sup)