indosiar.com, Jakarta - Pemerintah menyarankan agar umat Islam Indonesia menyalurkan zakatnya melalui Badan Amal Zakat yang resmi. Untuk menghindari kembali terulangnya tragedi di Pasaruan, Jawa Timur beberapa waktu lalu yang menelan 21 korban jiwa.
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sendiri Rabu (24/9/08) memberi contoh langsung dengan membayar zakat ke Badan Amil Zakat Nasional untuk disalurkan ke pihak yang membutuhkan.
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono hari ini menunaikan kewajiban sebagai umat Islam dengan membayar zakat mal atau harta dan zakat fitrah. Zakat senilai 21 juta rupiah tersebut diserahkan Presiden kepada Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas).
Ketua Baznas Didin Hafidhuddin mengatakan, penyaluran zakat oleh Presiden melalui Baznas ini dapat menjadi contoh bagi masyarakat, untuk menyalurkan zakatnya melalui Badan Amil Zakat yang resmi. Melalui cara ini pembagian zakat yang menyalurkan korban jiwa, seperti yang terjadi di Pasuruan beberapa waktu lalu tidak lagi terulang. (Gustav Roberto/Dwinanto Agung/Dv).