indosiar.com, Canberra - Disela-sela acara makan siang dengan anggota parlemen Australia di Canberra kemarin siang, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengumumkan tewasnya gembong teroris Dulmatin.
Dulmatin selama ini diburu polisi karena dinyatakan sebagai otak dari serangan bom Bali 2 di tahun 2002 lalu. Dari tragedi bom Bali 2, sebanyak 88 warga negara Australia ikut menjadi korban dalam peristiwa tersebut. Tidak heran dalam join konferens yang digelar Perdana Menteri Australia Kevin Rudd memberikan apresiasinya atas keberhasilan aparat keamanan Indonesia dalam menangani aksi teroris di tanah air. (Ery Sofyan Hakim/Sup)