HOME | BERITA | INFO UNTUK ANDA | LIVE STREAMING | LOWONGAN
indosiar dot com
FOKUS | PATROLI | RAGAM | GOSSIP | SINOPSIS | RESPOND ONLINE | INDOSIAR PEDULI | CORPORATE INFO
FOKUS

Protes Film Nabi Meluas

Tayang: 19-Sep-2012 09:08 WIB

 

indosiar.com, - (Rabu, 19.09.2012) Unjuk rasa mengecam film Innocence Of Muslims digelar oleh ratusan massa kelompok Islam, yang tergabung dalam Laskar Umat Islam Semarang. Mereka melakukan konvoi, di sejumlah jalan protokol, dan melakukan sweeping di restoran cepat saji MC Donal, di Jalan Pandanaran Semarang. Aksi serupa juga dilakukan di restoran waralaba siap saji, KFC, yang juga berlokasi di Jalan Pandanaran Semarang.

Dalam orasinya, pendemo meminta pemerintah Indonesia memutuskan hubungan diplomatik dengan pemerintah Amerika, karena tidak tegas menghukum pelaku pembuatan film dan menuntut pelaku di hukum mati, karena dinilai telah melecehkan umat Islam.

Pendemo Bakar Boneke dan Bendera AS

Sementara unjuk rasa ratusan massa umat Islam Purwakarta dilakukan di pertigaan Jalan Sudirman Singawinata, Kota Purwakarta, Selasa petang. Aksi ini dilakukan sebagai bentuk protes, atas film Innocence Of Muslims, yang dianggap telah menghina Nabi Muhammad serta umat Islam di dunia. Dalam orasinya, massa menyerukan agar pembuat film tersebut segera di seret ke pengadilan HAM internasional dan meminta Amerika Serikat meminta maaf.

Pendemo Bakar Foto Barrack Obama

Di Makassar Sulawesi Selatan, puluhan mahasiswa dari berbagai organisasi kampus menggelar aksi unjuk rasa dengan membakar bendera Amerika Serikat dan foto Presiden Amerika Serikat Barrack Obama. Aksi dilakukan massa sebagai bentuk protes terhadap pembuatan film Innocence Of Muslims yang dianggap melecehkan kaum muslim.

Pendemo Anarkis Akan Ditindak Tegas

Menanggapi maraknya aksi unjuk rasa yang memprotes film Innocence Of Muslims di berbagai daerah, Menko Polhukam, Djoko Suyanto menyatakan, pihak kepolisian akan mengawal aksi unjuk rasa yang dilakukan secara damai. Namun sebaliknya, kepolisian akan menindak tegas, jika terdapat aksi unjuk rasa yang menjurus anarkis. (Tim Liputan/Sup)

 

Bookmark and Share