HOME | BERITA | INFO UNTUK ANDA | LIVE STREAMING | LOWONGAN
indosiar dot com
FOKUS | PATROLI | RAGAM | GOSSIP | SINOPSIS | TALK SHOW | KOLOM | RESPOND ONLINE | PEDULI KASIH | KITA PEDULI | INVESTOR RELATION
FOKUS

PT GTS dan BSP Bantah Penyebab Berhentinya Adam Air



indosiar.com, Jakarta - Dua perusahaan mitra bisnis maskapai penerbangan Adam Air yakni PT Global Transport Services (GTS) dan PT Bright Star Perkasa (BSP) membantah penarikan saham mereka sebagai penyebab terhentinya pengoperasian Adam Air. Mereka menilai terhentinya operasi Adam Air karena belum dibayarnya asuransi pesawat yang merupakan syarat wajib penerbangan pesawat.

Melalui Kuasa Hukumnya Hotman Paris Hutapea, PT GTS dan BSP membantah telah menarik sahamnya senilai 157,5 milyar dari Adam Air. Bantahan tersebut menepis tudingan Manajemen Adam Air yang menyebutkan maskapai berhenti beroperasi karena dua perusahaan ini memiliki saham 50 persen kabur.

Terhentinya penerbangan mulai Senin (18/03/08) disebabkan karena Adam Air belum membayar asuransi sejumlah pesawat, padahal pembayaran asuransi adalah syarat mutlak untuk mengoperasikan pesawat. Selain itu Adam Air juga belum membayar cicilan kepemilik pesawat.

Menurut versi dua perusahaan aviliasi PT Bhakti Investama Tbk tersebut, amboradulnya maskapai Adam Air dipicu dua hal. Pertama, uang perusahaan senilai 2,1 triliun selama tahun 2007 dari hasil penjualan tiket dan cargo raib oleh oknum tertentu. Kedua, terjadi pelanggaran serius seperti pembelian spare part tanpa sertifikasi dan rekrutmen pilot yang tidak becus. Bila tidak ada suntikan dana, maka dalam sebulan kedepan maskapai tersebut akan tutup.

Itu berarti tidak hanya calon penumpang yang sudah membeli tiket yang dirugikan, namun 3000 karyawan Adam Air terancam kehilangan pekerjaan. (Rafael Don Bosco dan Kiki Suhartono/Sup)

 

Bookmark and Share


Page: 1
19-Mar-2008 13:42:11 WIB by l.abdulrify.d
bila sesuatu terjadi didalam sebuah organisasi yang dasar pembentukanya juga belum dapat dinyatakan dengan , karena juga ada unsur KKN dan lainya, maka sudah pasti akan terjadi hal-hal yang memacu timbulnya masalah-masalah. Ingat saja hal yang akan selalu memantau gerak gerik manusia yang masih .

Kalau mengandalkan hal negatif, jangan kaget, bila akan timbul suatu hadangan berupa bentuk . Bila mengandalkan maka hasilnya akan mulus dan tanpa ada penimbulan masalah. Mau diseldiki???
hal ini sering tidak dimengerti atau oleh mereka yang pada dasarnya hanya mengutamakan keuntungan . Tidak, sekali lagi, mempunyai yang diperlukan oleh para pemimpinya untuk masa mendatang, dimana hal dapat dihindarkan, karena pengelolaanya dan tidak dipengaruhi kekotoran yang vibrasinya pasti , bukan?
18-Mar-2008 10:02:59 WIB by manis
lumayan singkat jelas,thanks indosiar

 

Nama:
Email:
Security Code: