indosiar.com, Jakarta - Puluhan orang yang mengaku sebagai keluarga korban penculikan Mei 98, Rabu (08/11/06) pagi mendatangi Kantor Komnas HAM. Mereka meminta keluarganya dikembalikan hidup atau mati.
Nurhasanah termasuk dari 14 ibu yang kehilangan anak saat peristiwa kerusuhan Mei tahun 1998 lalu. Nurhasanah meminta seandainya anaknya Yadi Muhidin masih hidup dikembalikan kepadanya atau keluarganya. Sebab hingga kini tak ada sedikitpun kabar menyangkut Yadi.
Nurhasanah mengaku tak bisa melupakan saat-saat terakhir keluarga bersama Yadi. Puluhan orang tadi pagi mendatangi Komnas HAM dan meminta Komnas mendesak presiden melalui Kejaksaan Agung mengusut kasus penghilangan paksa terhadap sejumlah orang saat peristiwa kerusuhan Mei 1998 lalu.
Ketua Komnas HAM Abdul Hakim mengatakan, belum diketahuinya keberadaan orang yang hilang membuat pihak Komnas HAM mengambil kesimpulan bahwa tindak kejahatan terhadap orang hilang tersebut masih berlangsung dan sudah menjadi kewajiban negara untuk menghentikannya.
Komnas HAM meminta presiden lewat Kejaksaan Agung segera memanggil anggota lembaga negara yang terlibat dalam kasus ini. (Nurkayat/Sup)