indosiar.com, Tangerang - Rani Juliani kini terancam di drop out (DO) dari kampusnya Sekolah Tinggi Manajemen dan Ilmu Komputer Raharja, Tangerang. Alasannya Rani sudah dua bulan tidak kuliah, pihak kampus kini mencoba merazia kalender kampus dimana ada foto Rani terpampang sebagai model kampus.
Kampus STMIK Raharja di Jalan Raya Sudirman Kota Tangerang saat ini tengah disorot publik lantaran salah satu mahasiswanya Rani Juliani dikaitkan dengan berita besar tentang terbunuhnya Direktur PRB RNI Group, Nasrudin Zulkarnaen.
Terlebih kasus itu juga menyeret Ketua KPK, Antasari Azhar yang menjadi tersangka. Pihak kampus sendiri pun memperketat di area kampus. Wartawan yang akan melakukan peliputan pun sempat dilarang. Bahkan pihak kampus juga sempat merazia sejumlah kalender kampus yang didalamnya ada foto Rani Juliani karena khawatir diliput kalangan wartawan.
Rani dikabarkan sudah dua bulan tidak aktif masuk kampus dan tidak diketahui keberadaannya. Kondisi ini mengakibatkan Rani terancam dikeluarkan. Rani sendiri tercatat sebagai mahasiswi jurusan manajemen informatika semester II STMIK Raharja.
Namun rekan Rani di kampus memberikan informasi berbeda. Mereka menyebutkan Rani masih aktif kuliah dan pada 2 minggu lalu masuk kampus. Di kalangan temannya, Rani dikenal sebagai pribadi tertutup dan lebih banyak bergaul dengan teman laki-laki. Rani Juliani, mahasiswi STMIK Raharja ini juga dikenal sebagai model kampus, bahkan fotonya masuk dalam kalender pendidikan kampus STMIK Raharja. (Mas'ud Ibnu Samsuri/Sup)